Selasa, 13 April 2010

Warna Rambut

Ingin mengganti warna rambut? Takut menyesal karena salah pilih warna? Buatlah foto diri anda dan cobalah langkah berikut di program adobe photoshop.

Ambil foto diri Anda yang menampakkan rambut Anda dengan jelas, klik menu File – Open untuk membukanya di dalam kanvas kerja. Tekan tombol D untuk membuat default warna foreground dengan hitam dan background dengan putih. Duplikasikan layer dengan menekan tombol CTRL + J sehingga tercipta layer baru bernama Layer 1.

Kita akan mengubah warna rambut dengan fasilitas Curve yang terdapat pada Photoshop, pilih menu Image – Adjustments – Curves, akan tampil sebuah Jendela Curves yang memiliki empat channel warna, yaitu RGB, Red, Green, dan Blue.

Mula-mula pilih channel Red, lalu arahkan kurva ke bawah, Anda akan melihat perubahan warna terjadi pada gambar Anda dengan dominan warna merah, atur hingga mendapatkan warna yang Anda inginkan. Pada contoh kurva digeser hingga parameter Input bernilai 70% dan Output bernilai 40%.

Anda dapat memilih channel lain dan melakukan pengaturan yang mengombinasikan warna-warna tersebut agar mendapatkan warna yang Anda inginkan. Fokuskan pandangan Anda pada warna rambutnya saja, tidak perlu kuatir dengan bagian lain yang ikut berubah warna, karena kita akan mengembalikan warna asli selain rambut pada langkah selanjutnya.

Setelah menentukan warna rambut yang Anda inginkan dengan pengaturan Curve, buat sebuah layer mask dengan mengklik icon “Add layer mask” sehingga menampilkan sebuah layer putih kosong pada Layer 1.

Pilih Brush Tool, lalu kuaskan pada bagian gambar yang ingin Anda kembalikan ke warna asli. Untuk bagian area yang memerlukan ketelitian yang cukup detail, Anda dapat memperbesar (Zoom In) gambar agar dapat lebih menentukan area kuas, memperkecil Master Diameter dan Opacity-nya, agar didapatkan hasil yang halus dan rapi.

Anda dapat membandingkan gambar awal sebelum dimanipulasi dan gambar setelah warna rambut berubah. Dengan cara ini, Anda dapat tampil dengan berbagai warna rambut yang menarik.

Lukisan dari goresan pinsil

Anda pernah melihat sebuah lukisan dari goresan pinsil, hebat bukan..! anda pun bisa membuatnya dengan menggunakan photoshop.

Carilah foto anda yang berlatar gelap dan kontras agar efek yang dihasilkan dapat lebih jelas. Tekan Ctrl – J untuk menciptakan layer Background copy di atas layer background

Klik pada icon Elliptical Marquee Tool dan gunakankursor Anda untuk menarik bentuk elips melingkupi seluruh gambar seperti dicontohkan berikut ini. Berikutnya masuklah pada tab Channel dan klik pada icon New Channel yang akan muncul dengan nama default Alpha 1. Berikutnya aplikasikan Select-Feather dengan nilai 40 pixels. Berikutnya masuk ke menu Edit-Fill dan pilih opsi White untuk mengisi area seleksi.

Filter pertama yang digunakan adalah noise. Tanpa menghilangkan area seleksi, klik Filter-Noise dengan pengaturan: Amount: 25%, Distribution: Uniform, Monochromatic: On, Klik OK. Selanjutnya aplikasikan Filter-Brush Strokes-Angled Strokes dengan pengaturan Direction balance: 10, Stroke length: 44, Sharpness: 10.

Klik pada tab layer dan aktifkan layer Background Copy dengan mengkliknya. Berikutnya pilih Select-Load Selection dengan memilih parameter Document: Nama Document, Channel: Alpha 1, klik OK. Kemudian pilih Select-Inverse dan tekan Delete pada keyboard Anda dengan layer Background Copy aktif.

Pilih layer background dan buat area seleksi dengan Elliptical Marquee Tool. Masuk ke tab Channel dan buat channel baru dengan nama Alpha 2. Pada channel ini aplikasikan Select-Feather dengan parameter Feather Radius: 20 pixels. Klik OK. Kemudian masuk ke menu Select-Inverse. Berikutnya isi warna putih dari Edit-Fill-White. Seperti tadi, beri Noise dari Filter-Add Noise dengan Amount: 8, Distribution: Uniform, Monochromatic: On. Lalu berikutnya Filter-Brush Strokes-Angled Strokes dengan Direction Balance: 83, Stroke Length: 44 dan Sharpness: 10.

Kembalilah ke palet layer dan klik pada layer Background. Pilih Select-Load Selection dengan parameter Document : Nama Document, Channel: Alpha 2, klik OK. Pilih Select-Inverse dan isi dengan warna putih dari menu Edit-Fill- White. Sekali lagi balik seleksi dengan Select Inverse dan isi lagi dengan warna putih. Dengan menakjubkan, efek goresan pensil akan tampak di foto Anda.

Bekerja dengan channel sepintas akan terlihat sedikit sukar pada awalnya. Namun, penggunaan channel ini dengan tepat akan sangat mesmberi hasil yang mengesankan. Selain itu Anda juga tidak perlu dibingungkan oleh banyaknya layer pada satu palet saja. Efek kali ini walaupun sederhana namun sukses memberi kesan berbeda pada foto yang sama. Jika Anda ingin berkreasi, Anda dapat mencoba warna-warna lain untuk menciptakan nuansa berbeda.

Foto yang disobek

Sebuah kenangan tidak dapat dihilangkan. Untuk sebuah foto yang mengandung kenangan yang tidak enak mungkin akan dibuang, namun cobalah langkah-langkah photoshop berikut untuk mengekspresikan emosi anda pada foto tersebut:

Buka foto anda dan mantan anda yang akan disobek. Sebelum kita mulai bekerja, duplikasi layer Background dengan menekan Ctrl-J. Isi background dengan warna hitam dari menu Edit - Fill - Black. Agar Anda tidak bingung dengan banyaknya layer dalam pengerjaan selanjutnya, biasakan memberi nama pada tiap layer yang Anda ciptakan, layer Background Copy akan kita beri nama “Foto1”.

Pilih Edit - Free Transform untuk memperkecil ukuran foto. lalu ciptakan layer baru dari layer - new - layer. Lakukan Ctrl-Click pada layer Foto1 untuk mendapat seleksinya. Beralih ke layer baru, kita masuk ke menu Select – Modify – Expand dan memberi nilai 10 pixels untuk memperbesar seleksi. Isi layer baru dengan warna putih untuk membuat border di sekeliling foto. Kemudian satukan layer Foto1 dan border-nya dari menu Layer - Merge Down.

Gunakan Pen Tool untuk menggambar bentuk path dari atas gambar ke bawah seperti pada contoh, buatlah jejak yang tidak rata menyerupai pola zigzag robekan kertas. Sekarang klik icon brush dan buka jendela berisikan jenis brush yang digunakan pada Option Bar. Di sini kita akan melihat tanda panah kecil pada ujung jendela. Klik untuk memunculkan pilihan reset brushes yang akan mengembalikan pengaturan default. Pilih brush pertama dengan ukuran 1 pixel. dan ubah warna foreground color pada layer palette ke putih

Buat layer baru dari menu Layer - New - Layer dengan nama Stroke.Aktif disini, pilih kembali icon Pen Tool. Klik kanan pada path yang terbentuk dan pilih Stroke Layer, sehingga terbentuk garis sesuai jejak path. Berikutnya lanjutkan pola robekan ini hingga memanjang hingga keluar foto dan akhirnya bertemu dengan ujung anchor point awal. Berikutnya klik tab Path pada panel untuk menemukan pola path yang tersimpan. klik kanan pada path tersebut dan pilih Make Selection.
Isikan Feather:0 pada dialog box yang muncul.

Langkah di atas akan menciptakan sebuah seleksi dengan bentuk sama dengan path yang Anda buat. kita akan menggunakan ini untuk merobek foto tersebut. Tanpa menghilangkan seleksi, klik pada layer Foto 1 dan pilih menu Edit - Cut untuk menduplikasi layer tersebut. selanjutnya pilih menu Edit - Paste. Sebagian foto akan berpindah ke layer baru. Beri nama Foto 2. Foto kenangan Anda kini telah terbagi dua.

Untuk membuat foto tersebut terlihat nyata, Anda perlu menambahkan bayangan kertas, Tekan Ctrl J pada layer Foto 1 untuk menduplikasinya. Isi dengan warna putih menggunakan Paint Bucket Tool. Untuk membuat bayangan terlihat samar, gunakan Select - Inverse untuk membalik seleksi dan pudarkan ujung kertas dengan memberi Select – Feather sebesar 10 pixels dan tekan delete. Bayangan akan terlihat lebih nyata.

Barangkali Anda merasa foto ini masih terlalu kaku. Andadapat mendistorsi foto ini dengan menekan Ctrl-T. Klik kanan untuk memilih pilihan Warp, berikutnya Anda dapat berkreasi meliuk-liukkan robekan foto tersebut seolah melambai tertiup angin. Dengan begini, Anda dapat melepaskan emosi Anda tanpa harus merusak barang-barang kenangan.

Sabtu, 10 April 2010

Lukisan dengan gambar tua

Anda menginginkan sebuah lukisan yang berisi gambar yang sudah tua atau berumur... coba lah langkah – langkah berikut dengan menggunakan program Adobe Photoshop CS

Anda perlu menyiapkan sebuah foto rumah dan sebuah foto latar belakang kertas usang. Anda dapat mencarinya di google dengan kata kunci old paper pic. Kemudian bukalah dengan kedua file tersebut dalam program Adobe Photoshop CS, maka akan terlihat 2 window(kanvas) gambar yang terbuka, gambar rumah dan kertas tua.

Pertama kita akan fokus ke gambar rumah dulu, duplikasikan layer dengan menekan tombol CTRL + J, klik icon mata pada layer terbawah agar tidak terlihat (invisible). Pilih layer teratas dan pilih menu Image, Adjustments, Shadow/ Highlight. Centang (_) pada opsi “Show More Options”, pada Shadows dan Highlight tentukan parameter Amount: 50, Tonal Width: 50, Radius: 100. Pada Adjustments tentukan Color Correction: +20.

Kemudian pilih menu Image, Adjustments, Brightness/ Contrast. Kemudian tentukan parameternya, yaitu Brightness sebesar -25, dan Contrast sebesar -50. Klik tombol OK untuk melanjutkan. Pemberian efek-efek ini dimaksudkan untuk mempertua kesan gambar rumah pada kanvas kerja.

Selanjutnya kita akan mengatur gradasi gambar, tekan tombol “D” untuk me-reset warna foreground menjadi hitam dan warna background menjadi putih, selanjutnya pada jendela Layer, klik icon lingkaran hitam putih, dan pilih Gradient.

Tentukan Style dengan Radial, Angle sebesar 90, Scale sebesar 100, dan centang (_) opsi Reverse. Klik pada Gradient sehingga menampilkan Jendela Gradient Editor, tarik kotak putih pada ujung atas kanan ke arah kiri hingga Location menunjukkan 70%.

Kini saatnya menggabungkan gambar background kertas usang dengan rumah, drag layer kertas usang ke kanvas kerja rumah, mungkin gambar kertas tersebut terlalu besar atau terlalu kecil, untuk itu tekan CTRL + T untuk mengaktifkan Transform dan atur agar kertas tersebut menutupi gambar rumah, kemudian tekan tombol CTRL + SHIFT + U untuk menjalankan efek Desaturate.

Langkah terakhir, ubah Blending Mode pada layer kertas usang dengan Soft Light, kemudian pada Layer Gra dient, ubah Opacity sebesar 64, dan Fill sebesar 28. Parameter Opacity dan Fill ini dapat Anda kreasikan agar gambar rumah tidak terlalu gelap atau terlalu terang. Anda telah menyulap rumah indah menjadi rumah tua yang suram.

Komik

Kali ini saya akan membahas mengenai mengubah sebuah gambar menjadi model kartun. Mudah-mudah dengan langkah berikut dapat membantu rekan-rekan.

Carilah foto anda atau foto yang akan dimodifikasi. Lebih bagus foto dengan kualitas yang bagus.

Kontraskan warna foto dengan cara memasukkan nilai Input Levels kurang lebih sebagai berikut. 60;1.00;220. Nilai Input Levels ini bisa bervariasi tergantung pada tingkat kekontrasan dan jumlah warna pada foto asli. Anda dapat mencoba berbagai pengaturan agar foto kurang lebih terlihat seperti contoh. Aturlah parameter pada Input Levels sedemikian rupa sehingga foto menjadi lebih kontras dan gelap seperti pada umumnya gambar-gambar pada komik berwarna.

Kita akan memberi ilusi seolah foto dicetak di atas kertas tua yang kurang berkualitas. Masuklah ke menu Filters- Artistic-Film Grain. Pada gambar contoh. Kita akan menggunakan parameter sebagai berikut : Grain: 4, Highlight area:0, Intensity: 10. Sekarang pilih menu Layer-Duplicate Layer dan beri nama Halftone pada layer baru. Selanjutnya bisa ditebak, tambahkan Filter-Pixelate-Color Halftone dengan parameter Max Radius sebesar 4 dan sisanya sesuai default. Klik OK dan ubah Blending Options pada Layer Palette menjadi Darken.

Klik ganda pada layer Halftone, pilih Stroke pada jendela Blending Options dan atur Width:20 pixels, Position: inside, dan Color: F5ECE1. Klik OK. Untuk kotak dialog, tambahkan layer baru dari menu Layer-New-Layer dan buatlah seleksi dengan Rectangular Tool. Beri gradasi Oranye dan Kuning pada kotak ini. Klik ganda pada layer untuk memilih Stroke dengan warna hitam sebesar 3 px. Ciptakan layer baru lagi dan gambar bentuk kotak lain yang sedikit lebih besar pada bagian bawah gambar. Isi dengan warna putih dan beri stroke yang sama.

Sekali lagi buat layer baru. Pilih Rectangular Marquee Tool dari Tools Palette. Tarik garis seleksi dari atas kiri gambar hingga bagian bawah kanan untuk menciptakan kotak seleksi yang melingkupi seluruh gambar. Masuk ke menu Edit-Stroke dengan parameter Width: 4 pixels, Color: Black, Location: Center, dan tekan OK. Berikutnya pilih menu Select-Deselect dan aplikasikan sedikit distorsi dari Filter-Distort- Ripple dengan Amount:20% dan Size: Medium. Tajamkan dengan menu Sharpen-Sharpen More. Kini Anda telah memiliki border yang terlihat seperti gambar tangan.

Gunakan font digitalstrip atau font sejenis yang menyerupai tulisan dalam komik. Tambahkan tulisan tersebut pada kotak-kotak yang telah Anda sediakan. Untuk membuat karakter dalam komik Anda terlihat lebih hidup, klik pada icon Custom Shape Tool dan pilih jenis shape TalkBubbles, letakkan pada posisi yang tepat pada karakter Anda dan isi dengan dialog.

Tentu hasil karya kita tidak bisa sama persis seperti ilustrasi pada komik asli yang merupakan gambar tangan. Kita hanya dapat menciptakan kesan yang mirip didukung dengan kualitas foto yang akan dimanipulasi. Agar terlihat lebih realistis, Anda dapat berkreasi dengan menambahkan item-item lain khas komik misalnya memberi pantulan cahaya pada gigi yang tersenyum atau menambahkan beberapa tokoh yang saling berdialog. Maka, komik buatan Anda telah siap dibaca.

Kamis, 08 April 2010

desaturasi sebagian foto

Ingin membuat sebagian foto menjadi hitam putih atau efek sephia?

Pilih foto denga warna yang mencolok sehingga pada hasilnya akan terlihat perbedaan yang jelas.

Buat sebuah layer baru bernama Layer 2 dengan mengklik icon “Create a new layer” pada jendela Palette. Pilih Paint Bucket Tool dan fi ll area Layer 2 dengan warna putih. Letakkan Layer 2 tepat di bawah Layer 1, lalu pindahkan posisi aktif pada Layer 1, buat layer mask dengan mengklik icon “Add Layer Mask” pada Jendela Palette. Perhatikan urutan layer adalah Layer 1 (yang memiliki layer mask), Layer 2 dengan background putih, dan Layer Background yang merupakan gambar orisinal.

Tekan tombol D untuk me-reset warna foreground dan background, pastikan warna foreground adalah hitam (Anda dapat menekan tombol X untuk shortcut menukar posisi warna foreground dan background). Pilih Brush Tool, klik kanan pada kanvas kerja dan tentukan Master Diameter sebesar 31 pixel (sesuaikan dengan gambar Anda). Brush Tool akan kita gunakan untuk mengarsir area tertentu, dalam gambar ini kita akan mengarsir kuda dan pengendara berbaju merah.

Pastikan layer mask thumbnail pada Layer 1 telah aktif terpilih (jika belum, klik pada layer mask thumbnail), lalu arsir pada area yang dikehendaki. Area yang telah diarsir dengan Brush Tool akan berwarna putih, untuk beberapa bagian sudut area yang kecil, Anda dapat mengecilkan ukuran Brush Tool agar menghasilkan seleksi yang halus. Gunakan Zoom In untuk memperbesar tampilan gambar jika diperlukan.

Tahan tombol CTRL, lalu klik pada layer mask thumbnail. Area yang telah Anda arsir akan terseleksi. Klik kanan pada layer mask dan pilih Disable Layer Mask, tampak layer mask akan ditandai dengan lambang silang. Aktifkan pada gambar Layer 1 di sebelah layer mask, pilih menu Select – Inverse untuk membalikkan area terpilih. Pilih menu Image – Adjustments – Desaturate. Maka, warna area di luar pengendara kuda berbaju merah telah terdesaturasi.

Anda dapat membuat desaturasi dengan area sebaliknya, undo/batalkan proses terakhir dan pilih menu Select – Inverse (atau menggunakan shortcut SHIFT + CTRL + I), lalu pilih menu Image – Adjustments – Desaturate (atau menggunakan shortcut SHIFT + CTRL + U). Anda akan mendapatkan gambar dengan desaturasi area kebalikannya.

membuat blueprint sendiri

Dalam bidang arsitektur dikenal blueprint yang merupakan desain detail sebuah bangunan. Kita juga dapat membuat blueprint dengan menggunakan adobe photoshop. ikuti langkah - langkah berikut:

Diperlukan sebuah foto digital sebuah gambar rancang bangunan apa saja atau gambar bangunan yang anda buat dikertas kemudian discan. Buka file gambar tersebut dalam photoshop.

Duplikasi gambar Background dengan mengklik menu Layer – Duplicate Layer. Beri nama Layer baru ini dengan nama blue. Masuk ke Filter-Surface Blur untuk membuat gambar sketsa terlihat lebih kabur, ingat bahwa kita akan membuat sebuah hasil sketsa cetak biru, jadi sebaiknya goresan tidak dibuat jelas agar hasil akhir tidak menjadi terlalu tajam. Masukkan parameter berikut ke dalam fi eld yang tersedia. Radius: 18; Threshold: 38 atau sesuaikan dengan gambar Anda, sehingga sketsa terlihat samar.

Sekarang masuklah ke Filter-Stylize-Find Edges yang berfungsi kebalikannya, yaitu untuk mempertajam bagian- bagian tertentu dari sketsa. Aplikasikan filter ini pada layer sketsa sehingga hasil sementara kurang lebih terlihat seperti berikut ini, garis-garis sketsa terlihat menebal di bagian tengah gambar sedangkan ujung-ujungnya tetap terlihat samar.

Langkah berikut ini akan membuat gambar yang Anda buat mulai terlihat seperti blueprint. Lakukan invert dari menu Image – Adjustment – Invert pada foto yaitu membalik batas warna maksimal gelap dan terang pada foto sehingga kini foto Anda terlihat seperti negatif fi lm. Tahap berikutnya kita hanya perlu mengganti warna hitam pada gambar ini dengan warna biru.

Tambahkan layer baru tepat di atas sketsa bangunan Anda dari menu Layer – New – Layer. Agar tidak membingungkan Anda, beri nama layer baru ini dengan nama layer BluePrint. Kliklah pada Color Palette bagian Foreground dan pilih warna biru menyerupai warna cetak biru sesungguhnya yaitu dengan kode warna #3953a4. Gunakan Paint Bucket Tool untuk mengisi warna Foreground tersebut pada layer BluePrint.

Ubah blending mode pada Layer BluePrint menjadi Hard Light. Sketsa tadi akan muncul menembus warna biru tersebut membentuk sebuah tampilan Blueprint yang cantik. Untuk meyakinkan tidak ada warna lain pada sketsa, pindahlah ke layer Sketsa dan lakukan Image – Adjusment – Desaturate untuk menghilangkan warna lain pada sketsa selain hitam dan putih.

Blueprint kreasi Anda telah selesai. Bandingkan dengan sketsa biasa yang merupakan wujud asalnya sebelumnya. Terlihat sangat berbeda dan lebih nyaman dilihat mata. Sebagai tambahan, Anda dapat menambahkan teks atau perhitungan matematis pada sisi-sisi yang kosong sebagai atribut detail. Selain untuk membuat tampilan blueprint yang sesungguhnya, Anda juga dapat mengaplikasikan langkahlangkah di atas sebagai variasi pada foto kesayangan Anda untuk membuatnya terlihat unik.

Rabu, 07 April 2010

sambutan

sebagai awal dari blog ini saya akan membahas berbagai tips untuk memanipulasi gambar bagi para pemula. untuk memanipulasi gambar saya menggunakan program adobe photoshop cs.